10 Gol dalam Satu Pertandingan!
Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Prancis di Miami Gardens menghasilkan spectacle yang tidak akan pernah dilupakan. Skor akhir 6-4 untuk Inggris — menjadikan ini pertandingan dengan gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia sejak 1954. Apa yang seharusnya menjadi "pertandingan hiburan" berubah menjadi classic yang akan dibicarakan selama bertahun-tahun.
Pertandingan dimulai dengan Inggris yang mendominasi total di babak pertama, membangun keunggulan 4-0 yang tampak tidak terkejar. Namun Prancis bangkit dengan luar biasa di babak kedua, mencetak 4 gol dan nyaris menyamakan kedudukan sebelum Inggris menutup pertandingan dengan dua gol tambahan. Drama, gol indah, dan entertainment — pertandingan ini memiliki semuanya.
Babak Pertama: Inggris Menghancurkan
Inggris memulai dengan intensitas yang tidak terduga untuk pertandingan perebutan tempat ketiga. Declan Rice membuka skor hanya di menit ke-3 dengan tembakan dari luar kotak penalti yang tak terbendung. Prancis yang melakukan 7 perubahan dari semifinal terlihat tidak siap menghadapi agresivitas Inggris.
Ezri Konsa menambah keunggulan di menit ke-18 lewat sundulan dari sepak pojok. Bukayo Saka kemudian mencetak dua gol berturut-turut di menit ke-28 dan ke-37 — yang pertama dari serangan balik cepat, yang kedua dari tendangan bebas yang melengkung sempurna. Skor 4-0 di babak pertama, dan fans Prancis mulai meninggalkan stadion.
Babak Kedua: Prancis Bangkit, Mbappé Mengamuk
Didier Deschamps, dalam pertandingan terakhirnya sebagai pelatih Prancis setelah 14 tahun, melakukan empat pergantian di babak kedua yang mengubah segalanya. Prancis bermain dengan kebebasan total — tidak ada yang tersisa untuk dipertahankan, hanya kehormatan yang harus diselamatkan.
Mbappé memimpin kebangkitan dengan mencetak gol di menit ke-52 dan assist untuk gol kedua di menit ke-61. Gol ketiga Prancis datang di menit ke-66, dan skor menjadi 4-3. Stadion yang tadinya sepi kini kembali bergemuruh. Apakah comeback terbesar dalam sejarah Piala Dunia akan terjadi?
Bellingham Menutup dengan Gol Solo Spektakuler
Jude Bellingham yang masuk sebagai pengganti di menit ke-79 langsung memberikan dampak. Ia menciptakan peluang yang berujung penalti — Saka mengeksekusi dengan sempurna untuk hat-trick dan skor 5-3. Ousmane Dembélé menjawab dengan gol keempat Prancis, membuat skor 5-4 dan drama kembali memuncak.
Namun Bellingham menyelesaikan semuanya di menit ke-88 dengan gol solo yang luar biasa. Ia menerima bola di tengah lapangan, melewati tiga pemain Prancis dengan dribbling yang mempesona, lalu melepaskan tembakan keras ke sudut atas. Gol yang layak memenangkan final manapun, apalagi pertandingan perebutan tempat ketiga. Skor akhir 6-4 — Inggris meraih medali perunggu, hasil terbaik mereka sejak 1966!
Perpisahan Deschamps
Pertandingan ini menandai akhir era Didier Deschamps sebagai pelatih Prancis setelah 14 tahun yang penuh prestasi: juara Piala Dunia 2018, runner-up 2022, dan semifinalis 2026. Meskipun kalah, fans Prancis memberikan standing ovation untuk Deschamps yang telah memberikan segalanya untuk Les Bleus. Sebuah akhir yang emosional untuk salah satu era terbesar sepakbola Prancis.