Comeback Terbesar dalam Sejarah NBA Finals
Rabu, 10 Juni 2026, akan selalu dikenang sebagai salah satu malam paling luar biasa dalam sejarah NBA. New York Knicks mencatatkan comeback yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah NBA Finals, membalikkan defisit 29 poin untuk menang 107-106 atas San Antonio Spurs di Game 4 dan mengambil keunggulan 3-1 dalam seri.
Pada pertengahan kuartal ketiga, Spurs memimpin 89-60 dan tampak seperti akan menyamakan seri menjadi 2-2. Namun yang terjadi selanjutnya adalah sesuatu yang akan dibicarakan oleh para penggemar basket selama bertahun-tahun ke depan.
Kuartal Keempat yang Tidak Terlupakan
Knicks memasuki kuartal keempat dengan defisit 24 poin. Pelatih Tom Thibodeau melakukan pergantian pemain yang berani, memasukkan kombinasi yang tidak terduga dan mengubah total strategi pertahanan mereka menjadi full-court press yang intens.
Hasilnya luar biasa. Knicks mencetak 47 poin di kuartal keempat sementara Spurs hanya bisa menjawab dengan 18 poin. Jalen Brunson tampil heroik dengan 19 poin di kuartal terakhir saja, termasuk tembakan tiga angka yang menyamakan kedudukan dengan 45 detik tersisa.
Mikal Bridges kemudian mencetak gol penentu kemenangan dengan lay-up yang memanfaatkan kemelut di bawah ring dengan 12 detik tersisa. Upaya terakhir Wembanyama untuk mencetak gol penyama ditepis oleh pertahanan Knicks, dan peluit akhir berbunyi dengan skor 107-106 untuk Knicks.
Angka-Angka yang Berbicara
Brunson mengakhiri pertandingan dengan 38 poin total, sementara Karl-Anthony Towns mencetak 24 poin dan 11 rebound. OG Anunoby menambahkan 21 poin dan melakukan beberapa pertahanan krusial di momen-momen paling penting.
Di sisi Spurs, Wembanyama mencetak 35 poin namun tidak bisa berbuat banyak di kuartal keempat ketika timnya kolaps. Devin Vassell menambahkan 22 poin, namun tidak cukup untuk mencegah salah satu kekalahan paling menyakitkan dalam sejarah franchise Spurs.
Reaksi dari Seluruh Dunia
Comeback ini langsung menjadi trending topic di seluruh platform media sosial dunia. Mantan pemain NBA, analis, dan penggemar dari berbagai penjuru dunia menyebut ini sebagai salah satu momen terbesar dalam sejarah olahraga, tidak hanya basket.
Pelatih Thibodeau, yang dikenal sebagai salah satu pelatih defensif terbaik dalam sejarah NBA, menyebut ini sebagai momen yang paling membanggakan dalam kariernya. "Saya tidak pernah meragukan anak-anak ini. Mereka percaya, dan mereka membuktikannya," ujarnya dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Menuju Gelar Pertama Sejak 1973
Dengan keunggulan 3-1, Knicks kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk meraih gelar NBA pertama mereka sejak tahun 1973. Penantian lebih dari 50 tahun bisa segera berakhir. Madison Square Garden sudah bersiap untuk merayakan momen bersejarah tersebut.
Game 5 akan berlangsung di San Antonio, di mana Spurs akan berjuang untuk memperpanjang seri dan mencegah Knicks merayakan gelar di kandang mereka.
Taruhan NBA Finals di BOSSMAHJONG
Drama NBA Finals 2026 semakin tidak terduga! Ikuti terus perkembangannya di BOSSMAHJONG dengan taruhan olahraga NBA terbaik. Bergabung sekarang!